Setiap benda pemberian seseorang yang dikasihi pasti memiliki arti dan kenangan tersendiri sehingga ingin Anda simpan selamanya. Untuk barang-barang yang memang bisa bertahan lama seperti bonekapasti tidak akan menjadi masalah yang berarti.

Namun apa jadinya jika pemberian tersebut tidak bisa bertahan lama seperti buket bunga. Bunga memang salah satu benda cantik yang ingin selalu ingin Anda simpan dan kenang. Sayangnya bunga biasanya hanya bertahan satu sampai dua minggu.

Setelah jangka waktu tersebut, rangkaian bunga akan pelahan layu, membusuk dan kemudian berakhir di tempat sampah. Anda tentu tidak ingin hal ini terjadi bukan?

 

Mendapatkan buket bunga dari seseorang tentu akan membuat Anda senang. Sayang, selang seminggu bunga biasanya akan layu dan mati. Meskipun masih sayang, namun biasanya Anda akan membuang bunga tersebut ke tempat sampah. 

Nah ketimbang membuang bunga yang memiliki banyak kenangan, ada baiknya mengawetkan bunga dengan 4 cara ini.

 

Mengeringkan Bunga dengan Buku

Cara mengawetkan bunga agar tidak layu yang pertama adalah mengeringkannya dengan buku. Pertama atur bunga Anda di atas kertas putih yang agak besar sesuai ukuran bunga yang ingin Anda keringkan dan pastikan bunga tidak dapat tersentuh.

Selanjutnya agar bunga tidak berantakan, tempelkan selotip kecil di beberapa bagian penting saja. Jangan terlalu banyak karena bunga akan lebih menempel dan dapat merusak bunga.

 

Keringkan di dalam Microwave

Seperti halnya menekan bunga di dalam buku, Anda juga bisa mempercepat proses pengeringan bunga dengan mengeringkannya di dalam microwave.

Tapi perlu diingat, untuk melakukan cara ini Anda harus terlebih dahulu menyiapkan bahan yang berfungsi menyerap kelembaban pada jaringan batang bunga seperti silica gel. Silica gel adalah produk yang aman digunakan untuk mencegah terjadinya kelembaban berlebih.

Untuk mencoba cara ini, masukkan bunga ke dalam mangkok khusus microwave lalu tambahkan silica gel hingga seluruh permukaan bunga tertutup. Panaskan mangkuk di dalam microwave selama dua menit lalu keluarkan.

Selanjutnya, ambil bunga dalam mangkuk dan cek apakah sudah kering seuruhnya. Jika bunga belum benar-benar kering panaskan lagi selama satu menit sampai benar-benar kering.

 

 Keringkan dengan Udara Segar

Jika Anda ingin mengawetkan bunga tanpa proses penekanan, coba jemur langsung bunga di bawah sinar matahari. Mengawetkan bunga sebagai hiasan dengan cara ini merupakan yang paling umum digunakan karena sangat alami dan tidak memerlukan alat- alat bertenaga listrik seperti microwave dan setrika.

Untuk cara seperti ini, pertama Anda harus membuat rangkaian bunga sesuai dengan jenisnya yang berisi kurang lebih 10 bunga. Anda tak bisa mencampur rangkaian bunga dari berbeda jenis karena tiap jenis bunga memiliki waktu kering berbeda.

Langkah selanjutnya, gantung rangkaian bunga secara terbalik lalu keringkan dengan cahaya matahari dan udara segar. Gantung dan keringkan selama 2 hingga 4 minggu dan bunga kering siap untuk Anda pajang. Agar bunga bertahan jauh lebih lama, Anda juga bisa menyemprotnya dengan hairspray.

 

Tekan Bunga dengan Setrika

Cara mempercepat proses pengeringan bunga agar bisa bertahan lama lainnya adalah dengan menggunakan setrika. Untuk mengawetkan bunga untuk hiasan dengan cara seperti ini, Anda hanya perlu memanakan bunga dengan setrika selama 5 menit saja.

Untuk langkahnya, pertama letakkan bunga di atas kertas/ paper towel kemudian pastikan setrika Anda bebas. Sementara itu atur panas setrika mulai dari medium hingga panas.

Selanjutnya, tekan bunga dengan setrika selama 10 hingga 15 detik lalu angkat. Lakukan hal ini secara berkelanjutan selama kurang lebih 3 sampai 5 menit.

 

Bunga memang memiliki kekuatan magis yang bisa membuat siapapun yang melihatnya menjadi tersihir karena keindahannya. Terutama bila diberikan sebagai hadiah dalam bentuk buket bunga, baik pria maupun wanita akan merasa sangat senang dan tersenyum karenanya.

Anda bisa memberikan bunga sebagai hadiah wisuda, ulang tahun sampai anniversary. Tidak ada waktu yang sala dalam memberikan bunga!

Bukan hanya populer dijadikan sebagai buket bunga, karena keindahannya bunga juga tak jarang digunakan sebagai komponen dekorasi ruangan mulai dari acara pernikahan hingga menjadi pemanis ruangan saja.

 

Untuk memperindah ruangan, bunga potong segar seringkali dipilih karena mampu menghidupkan suasana dan membuat siapapun yang melihatnya tersenyum. Sayang, selang beberapa hari bunga-bunga tersebut akan mulai layu dan mati. Namun, jangan khawatir, kini Anda bisa membuat bunga potong menjadi lebih awet dan segar!

 

Sebuah ruangan yang diletakkan bunga akan menambah nilai estetika ruangan tersebut. Begitu pula dengan meja, meja yang sebelumnya tidak dihiasi dengan vas bunga akan sangat berbeda dengan meja yang sudah dihiasi dengan sebuah vas bunga yang cantik.

Untuk mempercantik ruangan bunga asli pasti jauh lebih indah dibanding dengan bunga artisial, sayangnya bunga asli tak dapat dipungkiri lebih mudah rusak dan layu. Nah, agar bunga Anda bisa lebih bertahan lama berikut 8 caranya:

 

Baking Soda

Walaupun memang terdengar agak aneh, baking soda ternyata bukan hanya bisa menjadi bahan untuk kue, tapi juga bisa digunakan agar bunga potong segar Anda tetap awet.

Caranya campurkan 1/4 soda ke dalam gelas yang berisikan air lalu tuangkan ke dalam vas bunga yang telah berisi bunga potong segar. Kandungan gula yang terdapat dalam baking soda akan membuat bunga potong segar Anda dan buket bunga lebih segar dan mekar lebih lama.

Supaya air bunga yang berada dalam vas bunga bisa tetap bersih, Anda bisa menggunakan baking soda yang tidak berwarna seperti Sprite ataur 7-Up.

 

Cuka Sari Apel

Selain sebagai bahan makanan, cuka sari apel memang sudah dikenal banyak memiliki banyak manfaat untuk kecantikan seperti sebagai toner wajah dan penghilang bekas hitam karena jerawat.

Tapi ternyata bukan hanya untuk kecantikan wanita, cuka sari apel juga bisa menjaga kecantikan bunga potong agar lebih tahan lama. Caranya campurkan 2 sendok gula dan 2 sendok cuka apel ke dalam vas bunga yang berisikan air bersih. Agar bertahan lebih lama, jangan lupa mengganti air campuran gula dan cuka apel disetiap harinya secara teratur agar air tidak berbau.